13
Jan
09

sepi

Gelap masih menyelimuti diri
Penat mengusik kosongnya hati
Hingga kini_

Jemu kala itu,
Ketika sore menitikan indahnya air matamu wahai langit,
Tiada kebisingan diantara langkah degup ini
Hanya detak kaki sang waktu menemani

Sendiri menatap kelam nuansa diri
Apakah harus selalu menghantui?
Kumohonkan untuk tetap terhibur hati ini,
Dengan segala tawa tiada berhenti_

Musim yang harus berlalu
Tak ku habiskan untuk resah menanti
Karena matahari kan segera berganti
Menyusun lagi timbunan mimpiku yang berserak diantara rimbunnya kabut pagi…….

.

Selalu untuk selamanya,
Berharapku akan dekapan hangat kasihmu,
Tuhan,,,


0 Responses to “sepi”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3 other followers

January 2009
M T W T F S S
    Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

My twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.


%d bloggers like this: